Belajar anatomi, jadi anak kecil lagi

Biarkan aku jadi anak kecil lagi, Enci. Belajar anatomi, kenali keindahan dan fungsi. Semua memek sama, katamu. Punyamu cantik, Enci. Semua perempuan punya, sama (kau tersipu). Tapi punyamu cantik, Enci. Masak sih sayang? (kau tetap tersipu). Punyamu bersih, merah, indah. Ah dasar pintar ngerayu (tersipu, dengan binar bahagia).

Pagi di kamar hotel, hadap jendela besar. Aku tengkurap, kau mengangkang. Di atas ranjang kupelajari, kukenali, setiap unsur dalam sentrum kewanitaanmu. Sering kulakukan. Kau pun tak keberatan. Padahal umumnya wanita kalau kemaluannya dipelajari bahkan oleh pasangannya sendiri….

Senang rasanya mengamati dan memainkan sedikit, saksikan liang yang secara bertahap tak hanya lembab tapi kian membasah, saksikan kelentit yang tadi malu-malu ingin bersembunyi akhirnya gagah mencuat seperti menantang kecupan lembut dan jilatan halus

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.